Niat dan Cara Pelaksanaan Sholat Ghaib
Assalaamu’alaikum Wr.Wb
Selamat malam sahabatku semua semoga kalian semua
sedang berbahagia malam ini, amiin
Kenapa pada postingan kali ini saya membawakan judul
Niat dan Cara Pelaksanaan Sholat Ghaib? Karena tadi siang tepat pukul 11.00
WWBI paman (Kakak ayah) saya tercinta meninggal dunia setelah kurang lebih satu
tahun sakit stroke, semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di alam
barzahnya, diampuni segala dosanya serta dijadikan alam kuburnya sebagai taman
syurga-Nya (Raudhtun min riyaadhil Jannah), amiin. Sementara saya tidak
bisa pulang karena sedang di luar kota dan tidak memungkinkan untuk bisa pulang
ke kampung halaman. Meskipun jarak yang cukup jauh, namun tidak ada salahnya
bagi kita untuk berbuat kebaikan untuk almarhum paman saya, karena saya merasa
belum bisa memberikan kebaikan selama beliau masih ada; Paman maafkan saya
tidak bisa mengantarmu sampai ke tempat pengistirahatanmu yang terakhir kali.
Yang bisa saya lakukan adalah dengan berdo’a kepada Alloh swt dengan
melaksanakan sholat ghaib untuk mu paman. (maaf sedikit curhat ya..!)
Langsung saja ke materi tentang Niat dan Cara
Pelaksanaan Sholat Ghaib..!
Shalat Ghaib merupakan sholat yang dilakukan ketika
ada salah satu keluarga sahabat atau kerabat atau siapapun seorang Muslim yang
meninggal dunia tetapi meninggalnya tersebut di tempat yang jauh dari anda
maupun familinya, maka disunahkan bagi kita untuk melaksanakan sholat ini atas almarhum/
almarhumah tersebut meskipun meninggalnya almarhum/ almarhumah sudah lewat
seminggu ataupun lebih.
Adapun hukum mengerjakan shalat Ghaib ini adalah sunah
yang apabila dilakukan mendapatkan pahala dan bila tidak dikerjakan tidak akan berdosa. Sedangkan
untuk waktu sholat Ghaib tersebut bisa dikerjakan kapan saja baik siang ataupun
malam baik sendiri maupun secara berjamaah, tetapi alangkah lebih baik sholat
ghaib ini dikerjakan secara bersama – sama sehingga pahala yang didapatkan oleh
almarhum/ almarhumah menjadi lebih banyak.
Keutamaan Sholat Ghaib adalah untuk mendapatkan pahala
yang banyak, seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw yang artinya, ”
Barang Siapa yg mengiringi Jenazah dan Turut menshalatkan maka dia akan
memperoleh pahala yg sebesar 1 Qirath (Gunung Besar) HR. Muttafaq ‘ Alaih ”.
Tatacara melaksanakan Sholat Ghaib tidak jauh berbeda
dengan Shalat Jenazah hanya saja Sholat Ghaib ini dilakukan ketika almarhum/
almarhumah berada jauh diluar sana.
Kemudian untuk Cara Mengerjakan Shalat Ghaib ini masih
sama dg Shalat Jenazah baik cara serta doanya; Sholat Ghaib dikerjakan dengan 4
(Empat) takbiran kemudian diakhiri dengan salam (posisi berdiri); Perbedaannya
terdapat pada Lafadz Niat Shalat Ghaib ini. Adapun lafadz niat sholat ghaib
adalah sebagai berikut :
اصلى على
الميت فلان (فلانه) الغائب اربع تكبيراة فرض كفاية مأموما ( اماما ) لله تعالى.
الله اكبر
Saya ingkatkan kembali kepada anda bahwa Cara Shalat
Ghaib sendiri sama dengan Cara Shalat Jenazah hanya saja terdapat perbedaan Bacaan
Niat Shalat-nya setelah itu jumlah takbir ada 4 (Empat) Takbir dan Bacaan Doa
Shalat Ghaib setelah takbir juga sama persis dengan Shalat Jenazah.
Aku niat melaksanakan sholat atas mayat ghoib
(sebutkan nama almarhum/ almarhumah) dengan empat kali takbir fardhu kifayah
karena menjadi ma’mum / imam karena Alloh ta’ala (Allohu Akbar) Takbir
ini merupakan takbir pertama.
Kemudian setelah takbir pertama dilanjutkan
dengan membaca surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan takbir kedua.
Setelah takbir kedua dilanjutkan dengan membaca
sholawat ibrohimiah di bawah ini :
االلهم صلى
على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد كما صليت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا
ابراهيم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد, كما باركت على سيدنا ابراهيم
وعلى ال سيدنا ابراهيم فى العالمين انك حميد مجيد
Artinya :
“Ya Allah,
berilah shalawat atas Nabi Muhammad dan atas keluarganya, sebagaimana Engkau member
shalawat atas Nabi Ibrahim dan atas keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas
Nabi Muhammad dan atas keluarganya, sebagaimana Engkau melimpahkan berkah
kepada Nabi Ibrahim serta keluarganya. Di
seluruh ala mini Tuhanlah yang terpuji dan maha mulia.”
Kemudian dilanjutkan dengan takbir ke tiga dan setelah itu membaca do’a
sebagai berikut :
اللهم اغفر له (ها) وارحمه (ها) وعافه (ها)
واعف عنه (ها) واكرم نزله (ها) ووسع مدخله (ها) واغسله (ها) بالماء والثلج والبرد
ونقه (ها) من الخطاي كما ينقى الثوب الابيض من الدنس وابد له (ها) داراخيرا من داره
(ها) واهلا خيرا من اهله (ها) وزوجا خيرا من زوجه (ها) وقه (ها) فتنة القبر وعذاب
النار.
Dilanjut
dengan takbir ke empat yang disusul dengan membaca do’a :
اللهم لا تحرمنا اجره (ها) ولا تفتنا بعده (ها)
واغفر لنا وله (ها)
Setelah membaca do’a di atas dilanjutkan kembali
dengan membaca salam bersamaan dengan memalingkan muka ke kanan dan ke kiri
dengan bacaan sebagai berikut :
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Demikian artikel tentang Niat dan Cara Pelaksanaan Sholat Ghaib yang dapat saya persembahkan buat sahabat
sekalian, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua.Mohon maaf jika
terdapat kesalahan dalam penulisannya, jika terdapat kesalahan silahkan
kembalikan kepada sumber utamanya yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadits serta ketetapan
para Ulama.
Wassalaamu’alaikum Wr.Wb


No comments:
Post a Comment